Oleh: kesmasy | Februari 3, 2010

Hiperkes (Higiene Perusahaan Ergonomi dan Kesehatan)

Sejarah Hiperkes

Hiperkes berkembang setelah abad ke-16. Pada tahun 1556 oleh Agricola dan 1559 oleh Paracelcus di aderah pertambangan.

Benardi Rammazini (1633-1714), dikenakl sebagai bapak Hiperkes, yang membahas hiperkes di industry textile terutama mengenai penyakit akibat kerja (PAK).

Tujuan utama hiperkes yaitu menciptakan tenaga kerja yangs ehat dan produktif.

Faktor yang mempengaruhi sehat dan produktifitas yaitu

  1. Beban kerja (fisik, mental, sosial
  2. Beban tambahan dari lingkungan (fisik, kimia, biologis, fisiologis, psikologi)
  3. Kapasitas kerja berupa keterampilan, kesegaran jasmani, kesehatan tingkat gizi, jenis kelamin, umur, ukuran tubuh.

Hiperkes adalah spesialisasi dalam ilmu hygiene beserta segala sesuatu prakteknya yang dengan mengadakan penilaian kepada faktor-faktor penyebab penyakit baik kualitatif maupun kuantitatif dalam lingkungan kerja melalui pengukuran-pengukuran yang hasilnya digunakan untuk tindakan korektof dan upaya pencegahan.

Kesehatan kerja merupakan spesialisasi dalam ilmu kesehatan atau kedokteran beserta dengan praktek yang bertujuan agar tenaga kerja memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik fisik, mental maupun sosial dengan usaha-usaha ppreventif dan kuratif.

Ruang lingkup hiperkes;

  1. Kesehatan kuratif
  2. Kesehatan preventif
  3. Pengamanan bahaya oleh prses produksi
  4. Penyesuaian alat dan tenaga kerja

Keselamatan kerja adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat peralatan, bahan, lingkungan kerja, sifat pekerjaan, cara kerja serta proses produksi.

Hipekes berupa laporan kesehatan yang ditujukan kepada pemelihara dan mempertinggi derajat kesehatan tenaga kerja, dilakukan dengan pengatura pemberian pengobatan, perawatan, mengatur persediaan tempat, cara dan syarat kerja yang memenuhi syarat untuk pencegahan penyakit baik sebagai akibat pekerjaan maupun penyakit umum serta menetapkan syarat kesehatan kerja bagi perum tenaga kerja.

Kecelakaan kerja merupakan kecelakaan yang terjadi akibat kerja atau kecelakaan yang terjadi sangat berhubungan dengan kerja, baik akibat langsung maupun terjadi pada saat pekerjaan dilakukan atau yang terjadi di lokasi pekerjaan.

About these ads

Responses

  1. Mantap nich …
    Saya mau pelatihan HIPERKES …
    Saya tamatan S1 keperawatan …
    Dimana ya pelatihannya ????

  2. apa bedanya sama keselamatan kerja ??
    di UNS ada D3 Hiperkes dan D4 keselamatan kerja ??

  3. Kapan ne di adakan pelatihan hiperkes di daerah pekan baru…


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: